Pencegahan Agar Virus Tidak Merusak File Document

Virus memang menyebalkan. Misalnya saja tugas kita dalam suatu dokumen rusak karena ulah virus yang tidak senonoh. Sebenarnya ada beberapa trik sederhana agar file dokumen kita tidak rusak oleh virus, namun bukan berarti computer kita akan aman dari virus, tapi hanya mencegah kerusakan pada dokumen itu saja. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar file kita aman dari serangan virus. Biasanya, document yang diserang oleh virus adalah file berupa format *doc. File ini akan diubah menjadi sebuah file dengan format *.exe. Namun ada juga yang bisa merusak file gambar misal *.png atau *.mp3.

Memang ada tool yang bisa digunakan untuk merepair file yang rusak ini, namun alangkah baiknya jika kita mencegah terlebih dahulu bukan. Dan bukan berarti jika kita mempunyai tool untuk merepair file yang terinfeksi oleh virus, maka kita akan aman, bisa saja, file tersebut tidak bisa lagi direcovery oleh tool tersebut..

Nah, lantas bagaimana caranya agar file kita aman dari serangan virus?
1.Klik kanan pada file document yang rentan terkena virus misalnya *.doc,*.xls,*.ppt,ataupun *.mp3 (karena sekarang ini ada virus yang dapat merusak mp3 hingga tidak dapat dimainkan) ataupun *.exe yang sering juga diserang virus dan tak dapat dipakai lagi atau file yang lainnya lalu pilih Properties.

2.Beri tanda centang pada attribute Read-Only.

3.klik OK

Itu tadi sebuah trik yang diperlukan untuk mencegah virus merusak document kita. Artinya, file tersebut hanya bisa dibaca saja. Dan jika kita ingin mengedit file tersebut kita harus membuka attribute file tersebut dan hilangkan tanda centang tersebut agar tidak berattribut Read-Only dan bisa untuk di-save.

Cara lain yang bisa kita lakukan adalah mengubah document kita yang berupa *.doc atau *.ppt ke format *.pdf. Format PDF jauh lebih aman dari serangan virus, namun memiliki kelemahan karena kita harus mempunyai software khusus untuk mengeditnya di kemudian hari.

Apa ada cara lain? ya, pasti ada.. Kita bisa mengkompres file document kita ke dalam format *.zip sehingga virus tidak bisa mengubah file kita.
Ketika pertama sekali membeli laptop, saya terserang virus yang bisa menginfeksi file *.exe. Dan yang lebih menjengkelkan, semua file *.exe saya menjadi terinfeksi. Alhasil, ketika menginstall-ulang Windows saya, saya tidak bisa lagi memekai file exe tersebut, karena hanya akan mengktifkan virus itu sendiri. Terpaksa saya harus menghapus semua installer saya. hehehe…

Nah, belajar dari sini, semua file EXE, saya kompress aja ke *.zip, biar lebih aman. hahaha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *