Font Apa yang Kamu Pakai?

Ketika kita mengetik suatu dokumen, kita mungkin pernah berada dalam posisi menentukan jenis font yang cocok dipakai untuk dokomen kita. Ketika dulu sewaktu SMP kita masih sering mengidolakan  font Comic Sans, mungkin tidak lagi ketika dokumen yang kita buat sudah bersifat formal atau dipakai dan dibaca oleh orang lain. Saya pun banyak belajar banyak tentang penggunaan font dan kapan menggunakan jenis font tertentu pada jenis dokumen yang tepat.

Menjadi web programmer beberapa tahun belakangan ini memang membuat saya belajar banyak bahwa ilmu tentang font memang cukup luas. Hubungan font dengan web programmer apa? Tentu saja web programmer yang bertugas membuat halaman web harus bisa membuat tampilan web yang menarik untuk dibaca, tentu saja font juga harus diperhatikan. Ilmu tentang font memang sudah lama ada, Typography, namun tidak ada salahnya untuk belajar ilmu yang satu ini. Mohon koreksinya jika ada kesalahan.

Dilihat dari bentuknya, font bisa dikategorikan menjadi 2:

  1. Sans-serif, adalah tulisan yang tidak memiliki garis kecil di tiap ujungnya. Sans artinya adalah tanpa, sedangkan serif adalah garis kecil pada ujung font. Contoh font ini adalah Arial, Arial Black, Ubuntu, Segoe UI, dan Tahoma. Masih ada banyak contoh lainnya.

    Serif_and_sans-serif_01
    Source: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Serif_and_sans-serif_01.svg
  2. Serif, adalah tulisan yang memiliki garis kecil di tiap ujungnya. Contoh font ini adalah Times New Roman, Georgia, Utopia dan lain sebagainya.

    Serif_and_sans-serif_02
    http://en.wikipedia.org/wiki/File:Serif_and_sans-serif_02.svg

Lalu bagaimana menentukan font yang tepat? Pertama periksa dulu apakah dokumen yang dibuat lebih dominan dibaca di layar komputer atau akan dicetak ke dalam kertas. Jika lebih dominan dibaca di layar komputer, pilihlah font bertipe Sans-serif. Font jenis ini lebih akan mudah dibaca di layar komputer. Contoh font favorit saya adalah Segoe UI (biasa saya pakai mengirim email dengan Outlook), Tahoma (biasa untuk website), atau Lato (font website ini pada saat tulisan ini dibuat). Font jenis sans-serif lebih cocok ditampilkan dalam ukuran kecil (10-11 pt).

Segoe-UI Light, Source:http://www.microsoft.com/typography/fonts/images/small/Segoe-UI-Light.png
Segoe-UI Light, Source:http://www.microsoft.com/typography/fonts/images/small/Segoe-UI-Light.png

Untuk dokumen yang dicetak ke dalam kertas, lebih baik menggunakan font serif karena menghasilkan cetakan yang lebih bagus bila dilihat oleh mata, walaupun tidak menutup kemungkinan beberapa font sans-serif akan tampak bagus bila dicetak di atas kertas.

Buat kamu yang sering membuat dokumen yang banyak memuat rumus (formula) matematika, mungkin kamu tertarik menggunakan paket software LaTeX. Software ini memang dikhususkan untuk mengelola dokumen dengan cara yang berbeda dengan software office seperti Microsoft Office atau LibreOffice. Salah satu kelebihannya adalah tersedianya font yang memang dirancang untuk keperluan rumus matematika.

Font Computer Modern
Font Computer Modern pada paket LaTeX

Saya tertarik dengan font Utopia yang saya temukan bersama paket LyX. Lyx adalah antar muka LaTeX sehingga kita hanya fokus pada isi dokumen, tidak perlu mengetahui banyak tentang perintah (command) pada LaTeX. Sebagai perbandingan, coba kamu lihat jenis font lain pada paket TeX.

Font Utopia pada paket LyX
Font Utopia pada paket LyX

Font Utopia didesain untuk menghandle formula matematika namun nyaman dibaca untuk text biasa (non-formula). Saya bahkan mencetak sebuah cerita dengan menggunakan font ini dan saya sangat menyukainya.

Jika kamu bosan dengan Times New Roman, mungkin kamu layak mencoba font Linux Libertine (Wikipedia) yang menurut saya cukup bagus untuk dicoba. Font ini memang ditujukan sebagai font yang sifatnya free sebagai alternatif Times New Roman. Di halaman websitenya, ada contoh halaman pdf untuk membandingkan kedua jenis font.

Linux Libertine vs Times New Roman
Linux Libertine vs Times New Roman

Ada ribuan font yang mungkin bisa digunakan yang tersebar di internet, namun saya rasa hanya sedikit yang layak digunakan untuk dokumen. Kalo saya sih memang pemilih dalam urusan font. Jika memang tidak ada aturan baku dari kantor atau dari kampus tentang penggunaan font, saya lebih cenderung memakai font yang menurut saya lebih baik dari yang lain. Font di atas adalah beberapa pilihan font favorit saya 🙂

One thought on “Font Apa yang Kamu Pakai?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *