Street Photography

Jakarta Kota

Posted by Duken Marga Turnip on
Jakarta Kota

Katanya, 10.000 foto pertamamu adalah yang terburuk. Mungkin itulah yang bisa menceritakan foto hasil dari jepretan kameraku saat ini. Saya suka mengambil foto. Awalnya cuma berawal dari handphone, namun akhirnya kesampaian untuk membeli kamera dan suka mengambil foto apapun itu, mulai dari ekspresi teman-teman, hingga dokumentasi dan arsip kegiatan sehari-hari.

Saya juga mengikuti (follow) beberapa akun Instagram yang memiliki hobi ataupun profesi sebagai photographer. Kadang kala, saya bertanya-tanya, apa sih yang membuat suatu foto itu tampak bagus? Mulai dari jenis kameranya apa, lensanya apa, bukaan yang dipakai berapa, panjang fokal lensanya berapa, apakah analog atau digital, kalau analog film yang dipakai apa, dan banyak pertanyaan lainnya hingga pertanyaan-pertanyaan seperti komposisi yang dipakai apa, apa yang membuat foto itu menarik, warna apa yang ada di dalam foto tersebut, sudut pandang si pengambil foto dan objek, dan banyak pertanyaan lainnya 🙂

Daftar pertanyaannya bisa panjang dan jika dianalisis tidak akan cukup dalam satu kali pembahasan. Tidak cukup hanya analisis teori saja, tentu agar bisa menghasilkan sesuatu yang bagus harus dicoba dan dipraktekkan. Itulah yang sedang saya pelajari saat ini, bagaimana agar hasil foto yang saya ambil bisa menceritakan kejadian di luar sana, agar bisa tersampaikan kepada orang yang melihat.

Kamera: Nikon F100 + Nikkor AF f/1.8D
Film: Kodak Color Plus 200

Noni Belanda dengan 2 orang pengujung di Kota Tua.

Gerbang utara Pasar Baru

Penjual gelembung sabun

Museum Sejarah Jakarta

Stasiun Kota Tua

Mengintip ke gerbong wanita

Untungnya, tangan saya tidak bergerak ketika mengambil gambar ini

Taman belakang Museum Sejarah Jakarta bisa untuk tempat rekreasi

Noni Belanda. Begitu dia sadar sedang difoto, jari tangannya langsung bergerak membentuk V, tapi sayangnya saya sudah tidak mengambil gambarnya lagi.

Tampak belakang Museum Sejarah Jakarta

Di masa lebaran, di saat tidak ada kegiatan dan langit sedang cerah dan biru.

Pahlawan Sudirman dan dua anak kecil di Kota Tua

Bendera Merah Putih di Museum Sejarah Jakarta